Saudara sedang mengalami kekecewaan pada seseorang ?

Bisikan redaksi…

Apakah saudara sedang mengkait-kaitkannya dengan pola asuhan, lingkungannya dan atau agamanya ?
Ketika kekecewaan melanda, pada umumnya masyarakat kita tidak terbiasa menyalahkan personal atau individu (idealnya) tapi yang disalahkan adalah agama/institusi/orang tua.

Karenanya jika saudara menghendaki agama agung (islam) ini bisa jatuh lewat tindak tanduk saudara, sangat mudah dilakukan terlebih jika saudara mengenakan baju koko atau kerudung khusunya yang peci putih dan berkerudung besar, ketika :
– Saudara tidak tepat waktu.
– Saudara tidak konfirmasi atas ketidak-sanggupan hadir dalam sebuah forum/majelis/sejenisnya.
– Saudara menjadi petinju/pelit.
– Saudara tidak melunasi hutang (lari menghilang, sejenisnya).
– Saudara memiliki rumah yang kumuh.
– Saudara eksklusif kepada tetangga (muram/tidak murah senyum).
– Saudara tidak mau bersinergi (jual-beli barang/jasa).

Anak-anak Tipe Kinestetik

Namanya Gangsar kelas B TK Sekar Mentari di Sidoarjo, nilainya 131 saat IQ-nya dites. Ia adalah salah satu dari anak-anak dengan tipe kinestetik.

Apa sih tipe kinestetik itu ?

Tipe kinestetik adalah tipe seseorang dimana ia akan sangat senang dan cepat mengerti bila informasi yang harus diserapnya terlebih dahulu “dicontohkan” atau ia membayangkan orang lain melakukan hal yang akan dipelajarinya. Orang dengan tipe kinestetik belajar malalui gerak, emosi dan sentuhan.

Bagaimana cara pendekatan kepada anak yang bertipe kinestetik ?

Anak kinestetik mempunyai ciri mudah mempelajari sesuatu melalui praktik langsung. Misalnya, melatih penjumlahan dengan melibatkan benda-benda seperti kelereng, pensil, dll, untuk dijumlahkan secara langsung. Dengan kata lain, masih dalam konteks permainan yang melibatkan gerakan tetapi sekaligus sambil mempelajari suatu materi tertentu. –>

Taman Kanak-Kanak Sekar Mentari, Sidoarjo.

Perumahan Puri Indah Blok R-12, Sidoarjo, Jawa Timur.

No.Tlp 081354584837 & 085331433385


Taman Penitipan Anak Sekar Mentari di Sidoarjo


Tujuan :

  • Anak-anak tumbuh menjadi insan yang mandiri, berinisiatif dan islami.
  • Memudahkan para orang tua/wali murid.Orang tua yang bekerja menjadi tenang.

Keunggulan :

  • Anak-anak tidak hanya mampu dan menguasai ilmu umum tapi juga ilmu agama islam.
  • Mendidik anak-anak menjadi pribadi yang tangguh, mandiri dan peka terhadap sekitarnya.
  • Anak-anak mampu dan peka dalam hal beribadah. Sepeti wudhu, shalat, membaca al Qur’an, adzan, bershadaqoh, dsb.

Fasilitas :

  • Ruang ber-AC.
  • Perpustakaan anak.
  • Makan dan minum organik, 4 sehat 5 sempurna. Mencakup : Air minum kesehatan mizu-zero, buah, sayur, dll.
  • Taman bermain.
  • Wifi.

Alamat dan No. Tlp 

Penitipan Anak Sekar Mentari

Perumahan Puri Indah Blok R-12, Sidoarjo, Jawa Timur.

No.Tlp 081354584837 & 085331433385


Penitipan Anak, Play group, Taman Kanak-Kanak, TPQ dan Lembaga Bimbingan Belajar Di Kabupaten Sidoarjo, Sidoarjo Kota.

Perumahan Puri Indah Blok R-12, Sidoarjo, Jawa Timur.

No.Tlp 081354584837 & 085331433385
Instagram : sekarmentari.yayasan

Facebook : Sekar Mentari

https://www.facebook.com/YayasanSekarMentari/

https://sekarmentariyayasan.wordpress.com/
#PenitipanAnak #PlayGroup #TamanKanakKanak #LembagaBimbinganBelajar #KoperasiOrganik #BiroDakwah

SAUDARA ANTI POLITIK? Sebaiknya JANGAN

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepadamu didalam alquran bahwa apabila kamu mendengar ayat ayat Allah diingkari dan di olok olokkan (orang orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka , sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain . Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian) tentulah kamu serupa dengan mereka.(An-nisa :140)

Kenapa kami menyarankan pada saudara sebaiknya jangan anti, karena itu bagian dari ibadah kita pada Allah. Karena ibadah tidak sebatas sholat zakat puasa. Ibadahkita adalah apapun yang kita lakukan yang ditujukan pada Allah dari mulai kita bangun tidur sampai tidur lagi (selama 24 jam non stop).

Ayat ayat Allah kan ada tentang aqidah, perpolitikan, sains, ekonomi, sejarah, dan lain lain. Ketika Saat salah seorang dari warna Negara ini mengolok olok surat Al-maidah ayat 51 (berbicara diranah perpolitikan) ,dan kita terdiam bahkan acuh cuek bebek wek wek, maka kita seperti yang diceritakan ayat di Quran Surat an-nisa ayat 140 diatas, Ngeri banget,,, kita diserupakan statusnya dengan mereka para pengolok. Kafir jaminanya kan neraka.. Negara kita ini kan negara hukum, setiap kesalahan memiliki hukuman lalu bagaimana sebaiknya yang kita lakukan agar kita tidak sama dengan mereka? Yaaaaa upaya apa yang bisa kita lakukan, kita semua kan di karuniai akal,,, _tersingung? dengan kekuasaan yang kita miliki mungkin,,,, dengan kekayaan yang kita miliki mungkin,, dengan kekuatan yang kita miliki mungkin,,, dengan waktu yang kita miliki mungkin,, dengan jutaan followers yang kita miliki mungkin.

SAUDARA ANTI POLITIK? Sebaiknya JANGAN

Virus-Virus Sekulerisme


Mari kita baca karya sahabat Azhari, tentang bagaimana dahsyatnya virus virus sekulerisme sangat halus masuk ke akal…

Oleh: Sahabat Azhari

Mencuatnya ide-ide nyleneh yang diusung kelompok sekuler membuat umat Islam yang masih awam semakin bingung, apakah ide-ide ini sesuai syari’at atau tidak. Karena hujjah yang mereka sampaikan seolah-olah hasil penafsiran yang benar. Jargon-jargon yang mereka munculkan semisal ‘Islam yes politik no’, ‘Islam tidak mengenal negara’, ‘Jangan campur-adukkan agama dengan politik’ dan lain-lainnya menunjukkan pemikiran sekuler mereka.

Mereka kemudian mengeluarkan ide-ide nyleneh lain semisal Inklusivisme yang meyakini bahwa pada dasarnya agama itu sama benarnya maka setiap manusia yang shaleh apapun agamanya maka ia akan masuk syurga; dibolehkannya muslimah dikawini oleh laki-laki ahli kitab; haji dibolehkan selain dibulan Dzulhijjah; jilbab tidak wajib karena merupakan kebudayaan Arab, dll. 

Mereka bisa jadi sebagai rektor IAIN, Dosen IAIN, Ketua Ormas Islam yang besar, Menteri Agama, tokoh Islam, cendekiawan muslim, Kiai, dll. Mereka sangat anti dengan syari’at Islam dan saat diklarifikasi dengan manis mereka berkelit bahwa: ‘Belum cocok diterapkan sekarang’ atau ‘Tidak sesuai dengan masyarakat Indonesia yang plural’, dll. Dan kalau kita telaah lebih dalam maka terlihat benang merahnya bahwa mereka ini adalah manusia-manusia didikan Barat yang telah diracuni dengan pemikiran sekuler dan menafikan keberadaan syari’at untuk mengatur seluruh sisi kehidupan manusia. Umumnya mereka didikan Barat semisal Univ. Columbia AS, Chicago AS, Mc Gill Kanada, Osborne Perancis atau beberapa University di Australia. 

Sungguh bukan hal yang aneh mereka yang telah dididik oleh Barat dan kemudian sekembalinya akan membawa ide-ide Barat yang bertentangan dengan syari’at Islam. Karena Barat mempunyai agenda tersendiri, dengan memberikan bea siswa kepada mereka dengan imbalan memperjuangkan ide-ide Barat sekuler sehingga semakin menjauhkan umat dari pemahaman Islam. Dan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, di Timur Tengah juga mengalami hal yang sama.

Sebuah kisah dari Napoleon Bonaparte menunjukkan bagaimana strategi Barat untuk menghancurkan Islam. Napoleon meletakkan Al-Quran ditengah-tengah karpet, dan meminta pendapat para Panglimanya cara mengambil Al-Quran ditengah-tengah karpet tanpa menginjak karpet. Beragam ide yang muncul dan umumnya para Panglima mengemukakan strategi dengan mengambil sendiri Al-Quran tersebut. Kemudian Napoleon menjawab bahwa semua hal itu salah, cara yang benar adalah dengan memberikan pemahaman bahwa Al-Quran yang mereka agung-agung itu telah kuno dan berlaku pada 14 abad yang lalu serta tidak bisa diterapkan lagi dizaman modern ini, sehingga melemahkan keyakinan Umat Islam terhadap kebenaran Al-Quran dan akhirnya mereka sendiri yang akan mencampakkan Al-Quran itu dari tengah karpet. Artinya, umat Islam hanya mengambil hal-hal yang berhubungan dengan ibadah dan akhlaq saja, tetapi mencampakkan hal-hal yang berhubungan dengan pengaturan seluruh sisi kehidupannya. Dan untuk melemahkan keyakinan umat Islam itu, tentu lebih efektif melalui mulut-mulut mereka yang mempunyai julukan tokoh Islam, cendekiawan muslim, Kiai, politikus muslim dan sebagainya.

Tulisan ini sebagai bahan renungan bagi anda-anda mahasiswa atau dosen yang memperoleh bea siswa dari Barat untuk mempelajari Islam, agar kembali berfikir maksud dan tujuan mereka dibalik bantuan itu. Kita memang bukan anti Barat, silahkan mempelajari kemajuan sains dan teknologi dari mereka. Tetapi belajar Islam, bukankah sebaiknya kepada sumber Islam dan tempat berkumpulnya para ulama Islam semisal negara-negara Arab dan Timur tengah. 

Tentu mereka tidak akan memberikan cuma-cuma tanpa mengharapkan suatu imbalan, dan tentu saja hal ini tanpa kita sadari. Yakinlah mereka tidak akan rela kepada Islam dan berusaha dengan segala cara menghancurkannya. Akankah anda-anda mengorbankan dunia yang merupakan tempat singgah sementara ini dan mengabaikan kehidupan akhirat yang abadi. 

Tanggapan-tanggapan yang muncul dari milis ini dari para didikan Barat ini sudah mulai terlihat, hal ini dapat dilihat dari komentar mereka yang meremehkan berdirinya sebuah Khilafah Islamiyah, mengungkapkan kebobrokan Khilafah Islamiyah, mentakwilkan ayat sesuai dengan hawa nafsunya, merujuk kepada buku-buku Barat semisal menguraikan tentang korupsi, dll. Sungguh sangat membahayakn pemikiran mereka dan kontraproduktif dengan penerapan syari’at Islam, sehingga anda perlu hati-hati dengan pemikiran mereka.

Begitu banyak peringatan Allah swt agar berhati-hati terhadap tipu daya Barat sekuler ini, seharusnya menjadi renungan bagi orang-orang yang berakal.

Hai orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang yang diberi Alkitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman (Ali Imran 100).

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka (Al-Baqarah 120).

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang diluar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu (Ali Imran 118).

Sungguh, telah nyata kebencian pada mulut-mulut mereka, dan apa yang tersembunyi didalam dada-dada mereka adalah lebih besar lagi. Kami telah menjelaskan ayat-ayat Kami kepada kalian jika kalian memang orang-orang yang berakal (Ali Imran 118).

Mereka tidak henti-hentinya memerangi kalian sampai mereka (dapat) mengembalikan kalian dari agama kalian (kepada kekafiran) seandainya mereka mampu (Al-Baqarah 217).

Sesungguhnya orang-orang kafir itu merupakan musuh nyata bagi kalian (An-Nisâ 101).

Sebagian ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran (Al-Baqarah 109).

Orang-orang kafir itu membuat tipu daya (makar), dan Allah membalas tipu daya (makar) mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya (makar) (Ali Imran 54).

Kasus pelecehan seksual begitu mengerikan sedang terjadi di Negara ini

Masyarakat kita, cenderung apatis (acuh, masa bodoh, tidak perduli) jika melihat tetangganya yang terbiasa pacaran, selingkuh, LGBT, dan sejenisnya. Berbagai alasan mereka berikan : “dosa ditangung sendiri”, “setiap orang punya jalan hidup pikiran sendiri sendiri”, “itu adalah hak asasi pribadi”, “selama dia tidak mengangguku buat apa aku menganggunya”, “Biar pak RT aja yang ngingatkan, kita mah apa atuh…”, “Kan bapak ibuknya masih idup, kenapa kita tetangganya yang dituntut ngingetin”, “Dia uda gede kok, uda faham dosa”, “Aku sudah lelah dengan target di kerjaku, bukan waktunya ngurusi orang lain”, “Aku bukan penegak hukum, yang ngingatkan gitu harusnya polisi”, dan masih banyak alasan yang lain untuk menegaskan sikap apatis nya. Lalu, dimanakah watawa saubil haq? Lalu yang lain, dimana kita sebagai tetangga agar rahmaallila’lamin? Apakah saudara sedang ingin mengubur hidup, meninggalkan, tidak mengamalkan, Q.S Al-Ashr untuk saling sehat menasehati.

Bisikan Redaksi

Wahai kaum adam, bagaimana seorang wanita dalam pandanganmu?
Wahai kaum adam, apakah hati nuranimu masih hidup?
Wahai kaum adam, apakah engkau sedang dirundung ketidakberdayaan?
Wahai kaum adam, apakah HARGA DIRI mu berada dalam lubang kenistaan?
Wahai kaum adam , apakah engkau sedang mempertebal rasa malumu?
Wahai kaum adam, apakah engkau seorang pemimpin?