Ruang Aqidah 

​“Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.” (Qs. Nuh : 27)

Beberapa generasi sepeninggal Nabi Nus As. Tumbuh lagi keyakinan syirik dan yang dominan adalah penyembahan kepada orang-orang sholeh yang telah meninggal yang dipatungkan. Oleh karena itu islam datang dengan mengharamkan patung, melaknat orang-orang yang membuat patung mengancam mereka dengan siksa yang paling berat di hari kiamat. Ini adalah untuk menutup jalan ke arah syirik akbar yang akan merobohkan tauhid.

Ketika iblis diusir dari surga ia bersumpah akan menyesatkan semua keturunan Nabi Adam As. Kecuali orang-orang yang ikhlas beribadah kepada Allah saja. la akan mengerahkan bala tentaranya mendatangi manusia dari kanan, kiri, muka & belakang untuk merayu manusia supaya mensekutukan Allah. Dengan lihainya setan menyesatkan manusia, ia merayu seolah-olah melaksanakan kebaikan, ia mengajak menghormati orang-orang sholel dan ia mencintainya. Setelah mereka meninggal, setan merayu ummatnya mendirikan tugu peringatan yang diberi nama-nama mereka untuk mengenang jasa-jasanya dan meneladani kebaikannya. Setelah alih generasi, tugu peringatan yang diatasnya diukir patung. Ini diminta berkah, minta hujan, lepas dari bencana, panen yang melimpah dan lain sebagainya.

Sampai pada abad teknologi, mayoritas manusia menyembah selain Allah, ada yang menyembah dewa-dewa, itulah orang-orang beragama hindu.

Orang-orang Budha menyembah Sidarta, orang-orang kristen menyembah Nabi Isa As, orang-orang konhucu menyembah leluhur mereka dan sebagian orang islam menyembah para wali dan orang-orang sholeh yang di atas kuburannya didirikan tugu peringatan dan dibangun rumah ibadah.

Untuk memperingatkan kesalahan dan kesesatan syirik akbar ini, Allah berfirman dalam surat Yusuf ayat 39-40, “manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu, ataukah Allah yang maha Esa lagi Perkasa.”

“Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keterangan tentang nama-nama itu. Keputusan ini hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah islam agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s