Kaidah Untuk Mengetahui Bid’ah

Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alu Syaikh menjelaskan bahwa terdapat kaidah penting agar kita dapat membedakan sunnah nabi dan bid’ah, antara lain : 

(1) Kaidah pertama, hukum asal ibadah adalah tidak dilakukan sampai ada dalil yang mensyariatkannya karena ibadah disyariatkan tanpa alasan logika. Allah Ta’ala berfirman, “Apa saja yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dan apa saja yang dilarang maka tinggalkanlah” (QS. Al Hasyr : 7)

(2) Kaidah kedua, andaikan bid’ah yang diadakan itu baik tentu para sahabat Nabi telah melakukannya karena mereka adalah generasi terbaik umat ini.

(3) Kaidah ketiga, sunnah Nabi terbagi menjadi 2 (dua) yaitu sunnah fi’liyah (Nabi mengerjakan amalan) dan sunnah tarkiyah (Nabi meninggalkan amalan). Mengamalkan amalan yang diamalkan Nabi adalah sunnah dan meninggalkan amalan yang ditinggalkan Nabi adalah sunnah.

(diringkas dari risalah At Tahdzir Minal Bida Wa Awaqibuha Al Wakhimah hal. 14-16 Ikutilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s