(Lini – Lini Setan) Dasim, Setan Provokator

Marah adalah momen dimana seseorang kehilangan kontrol akan akalnya. Hati dipenuhi rasa dongkol, hasad, dan benci. Sehingga lidah mudah berkata kasar dan mengumpat. Tendangan atau pun bogem mentah pun tak jarang mengikuti. Sampai pada tertentu, nyawa seseorang juga bisa terkorbankan karena marah.

Tak ayal, Iblis benar-benar getol memancing orang untuk marah. Melalui Dasim, rencana ini dilaksanakan.

Begitu juga di dalam sebuah rumah tangga. Setan Dasim gemar memprovokasi agar tidak ada keharmonisan di dalamnya, membisikkan sesuatu yang membuat suami istri saling marah dan bertengkar. Oleh karenanya untuk menjaga keharmonisan sebuah rumah tangga perlu prasangka yang baik, komunikasi yang bagus dan yang terpenting hiasilah rumah tanggamu dengan cahaya islam dan ayat-ayat al Qur’an.

Selain itu setan Dasim juga turut mengkonsumsi makanan yang dimakan seorang hamba tanpa menyebut nama Allah terlebih dahulu dan menggunakan tangan kiri, yang kemudian menguasai diri manusia itu sehingga senantiasa lupa mengingat Allah. Karenanya didiklah anggota keluargamu untuk selalu mengingat Allah saat sedang berhidang/makan dan gunakanlah tangan kanan.

Ruang atau kamar kosong pada sebuah rumah adalah tempat yang disukai oleh setan Dasim dan ia akan tidur di atas kasur di dalamnya. Oleh karena sebelum tidur rasulullah mengajarkan kita untuk berwudhu terlebih dahulu.

Dari al Barra bin Azib, bahwa Rasululah bersabda,”Jika engkau hendak menuju pembaringanmu, maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu sebelah kanan lalu ucapkanlah doa:” Ya Allah sesungguhnya aku menyerahkan jiwaku hanya kepadaMu, kuhadapkan wajahku kepadaMu, kuserahkan segala urusanku hanya kepadamu, kusandarkan punggungku kepadaMu semata, dengan harap dan cemas kepadaMu, aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada nabi yang Engkau utus” dan hendaklah engkau jadikan doa tadi sebagai penutup dari pembicaranmu malam itu. Maka jika enkau meninggal pada malam itu niscaya engkau meninggal di atas fitrah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s